Saturday, December 30, 2017

Puisi Sabtu (8) : SABDA PETANI karya Arif Junaidi

SABDA PETANI

Pagi buta romo mengais rejeki
perlahan-lahan melangkah
menatap mungil di balik kain lawang
delapan mata terlelap tenang

oh....dewa dewa kecilku terlelap
oh ...dewi dewi kecilku terlelap

semangatku olehmu
menyingsing pagi buta
pada gembur subur tanah ladang
hingga simar kembali padam
peluk tak terbendung oleh gairah
kini menatap jaman

tak ada resah salah itu karna senyum cerdas
di sela duduk di bawah pohon mangga
engkaulah harapan tuaku
memberi pagi saku untuk dahagamu

dijeritkan harga-harga melambung tinggi tambah gila
apalah daya romomu ini petani totok
 pagi dan hingga sore bergelut pada mentari

tak cukup hari-hari
apa lagi buah hati
hanya kuasa alam kulepaskan
kerap penuh sabda
pada tengah malam buta
tepat indah mimpimu menari-nari
kelak penuh wangi masamu nanti

panjat tiada henti
tak ada peduli negri
tataplahlah...jaman penuh warna.

kembali badan sepi .



Lampung 27/01/2017

-----------

Arif Junaidi biasa dipanggil Inon, asal Temanggung sekarang tinggal di Lampung. Hobi menulis dan aktif  berteater. Beberapa kali menyutradarai pementasan di Jakarta dan Lampung. 

No comments:

Post a Comment