Thursday, July 30, 2009

Kamboja

Aku mencium kamboja di ketinggian. Tan tidak mau menyebutnya kematian.
"Keindahan nostalgia itu abadi. Tidak mungkin dikubur begitu saja. Maka, saya akan ke Lampung kembali. Untuk melihat apakah ada yang masih bisa disegarkan dari sana."
Aku mengangguk. Lalu kami berjalan menyusuri pemakaman itu. Mengorek beberapa nisan yang baru ditancapkan. Rumput yang tumbuh di sekitarnya memberi kesejukan dangkal yang segera dilengkapi dengan rimbun pinus. Beribu pinus.
"Aku tahu selalu ada kegelisahan. Sebelum, saat dan sesudah perjumpaan. Toh, tidak ada yang perlu dikuatirkan bukan?"
Aku setuju pendapatnya. Tan menghadiahi aku kamboja, untuk aku bawa pulang. Kamboja yang bisa setiap saat aku cium kapanpun aku ingin.

Wednesday, July 01, 2009

Rindu Pada Aku

Aku rindu pada embun
rindu pada hujan
rindu pada pelangi
rindu pada matahari

Aku rindu pada cemara
aku rindu pada malam
aku rindu pada pagi
aku rindu pada laki-laki

Aku rindu pada perempuan
rindu pada aku

(Aku sedang rindu, ingin bercinta denganmu, siapa saja yang pernah mesra denganku.
Berjuta kekasihku, kembangkan sayap-sayapmu, dan kembali padaku.
Penuhi aku yang sedang rindu pada aku.)

Cerpen Pertama Tahun Ini

"Selamat! Cerpennya di suara karya 27 juni. Aku bru liat. Mantaapp.."
Gitu SMS Arman AZ semalam (22.23 wib). Nah, aku sendiri belum lihat.

Itu cerpen pertama yang dimuat media pada tahun ini. Jauh dari target dan sungguh tidak produktif. (Jika tahun lalu ada dua cerpen dimuat di harian nasional, satu cerpen mini jadi nominator DKL, tahun ini mesti tiga paling tidak yang bisa dibaca umum. Dan ini sudah tinggal 6 bulan, belum apa-apa.)

Sebelum Pulang, dimuat Suara Karya, Sabtu 27 Juni 2009! Ini cerpen yang lahir dari proses yang panjang. Aku kira telur dan spermanya sudah ada sangat lama dalam tabung masing-masing. Nah, penetrasinya terjadi saat ikut bengkel cerpen Dewan Kesenian Lampung bersama Yanusa Nugroho pada Desember 2007. Sepercik sperma, berhasil membuahi hingga jadi janin mini sehalaman. Penghidupan pesat pada Januari 2008, dalam rahim hingga sakit, mabuk, membunting besar, dan pakai operasi caesar yang rumit, hingga kemudian lahir jadi orok tua yang tidak langsung menangis. Nunggu setahun setengah baru cenger.

Jika mau tilik, lihat saja di Suara Karya Online, atau silakan browsing, pasti anak cucunya sudah ada.