Saturday, February 13, 2016

Bunga Buah Naga : Perkawinan Tengah Malam

Selama beberapa waktu aku jadi makhluk malam. Jika aliran pikiran sangat kuat, laptop berubah menjadi magnet yang tidak akan menggeserku ke manapun. Tapi, malam juga kadang memiliki geraknya tersendiri.

Ini nih contohnya. Mula-mula harumnya menyatu dengan partikel-partikel udara, bercampur dengan dingin dan sisa respirasi dari dedaunan. Aroma yang wangi dan unik itu mengundang hidungku mendekat.

Lalu bentangan jubah putih mengembang malu-malu. Memamerkan putik dan benang sari yang ranum keemasan. Begitu seksi. Hmmm...bagaimana aku menggambarkannya? Dia bercinta dengan dirinya sendiri malam itu. Dalam gelap, dalam putaran sekejab.

Saat pagi menjelang, dia sibuk menyalurkan mimpi-mimpinya. Jika cukup bernas, pangkal kelopaknya akan menggembung sarat dengan biji-biji kehidupan. Manis dan berwarna merah.

Kita menyebutnya Buah Naga.

No comments:

Post a Comment