Naik ke Gunung Betung 1.240 mdpl itu seperti kunjungan ke tetangga sebelah. Hehehe... ndak sebegitunya sih tapi memang inilah gunung yang paling mudah dijangkau dari tempatku tinggal. Maka kemarin saat lihat kalender tak ada kegiatan, cuzz kami berangkat ke Gunung Betung lewat Wiyono, Sabtu 1 Agustus 2026.
Niat awal sepagi mungkin, ternyata bangun sudah lewat jam 06.00, dan kami baru bisa otw dari rumah pukul 07.20. Gitu pun masih harus mampir ke beberapa tempat. Ke Indomart untuk belanja logistis, ke warung makan untuk beli nasi bungkus makan siang, dan mampir ke SPBU untuk ngisi bensin. Untung banget sebelum jam 09.00 kami sudah sampai di basecamp Wiyono dengan aman, dan persis jam 09.00 kami start naik.
Kali ini bukan hanya aku dan denmas Hendro yang ikut. Oom Hendi menyertai perjalanan asyik ini. Plus Arya yang nyusul belakangan karena dia bangun kesiangan. Untuk Arya kami tak perlu kuatir lagi, dia sudah biasa naik gunung sendirian, jadi aman saja.
Bonus rahmat hari ini, Gunung Betung cukup cerah. Sisa hujan semalam masih menyisakan sedikit licin di rute, tapi sama sekali bukan masalah. Hujan sebentar rimis-rimis saat kami tiba di pos 3 tidak sampai memaksa kami menggunakan jas hujan. Hanya sebentar pakai payung, hujan sudah ngacir, tak siap menemani perjalanan seperti pendakian yang terakhir bulan lalu.
Kabut menjadi bagian yang menyenangkan dalam pendakian kali ini. Sampai puncak pun kabut setia menemani. Matahari menghalaunya sesekali tapi kabut tetap merengkuh kami dengan mesra.
Salah satu bonus yang kami sukai dalam pendakian gunung adalah perjumpaan dengan orang-orang muda dalam rombongan besar, kecil maupun sendirian. Dengan mereka selalu menyajikan perbincangan yang menyenangkan dan membangkitkan semangat. Dalam pendakian kali ini, aneka jenis kelompok kami jumpai. Dari yang cerah ceria meriah, sampai yang kelompok kompak walau satu anggotanya sudah putus asa sampai nangis-nangis. Bahkan juga ketemu kelompok yang naik setiap tiga bulanan, dari berbagai person dalam grup random.
Perjalanan kali ini cukup lancar, naik membutuhkan 3 jam (sampai puncak jam 12.00), makan siang dan istirahat 1 jam 10 menit, jam 13.10 turun. Arya sampai di puncak menyusul kami persis setelah kami selesai makan. Jam 13.10 jalan turun dengan gegap gempita tapi sedikit sengsara dari pos 3 sampai pos 2 karena kaki tremor. Istirahat sebentar di pos 2 cukup membuat pulih dengan sepotong roti.
Sampai basecamp jam 14.40, semua lancar aman. Dapat bonus lagi gorengan dan kopi panas dari warung mbak Sri. Jam 16.00 kami siap otw pulang. Masih terang benderang, dan masih penuh semangat. Tak lama pasti akan mengunjungi Betung lagi... Loveee... Pendaki timik-timik terus beraksi.
.jpeg)


.jpeg)





.jpeg)
No comments:
Post a Comment