yuli nugrahani
perhentian sejenak di antara ruang nafas
Monday, September 14, 2026
Wednesday, September 09, 2026
Me Time: Makan dan Santuy
Duduk santai, sambil mikir macam-macam tanpa nargetin dapat solusi atas masalah-masalah. Atau jalan tak tentu arah juga bisa sih menjadi salah satu cara.
Cara lain yang paling manjur bagiku adalah makan. Mengunyah makanan bisa menjadi sarana untuk rilex, santuy. Bukan hanya santai secara tubuh tapi juga secara pikiran dan hati. Konon gerakan rahang berulang dapat membuat lebih fokus dan pikiran menjadi tenang. Gerakan mengunyah juga bisa menurunkan hormon stress. Kononnn...
Siang ini menu yang paling pas untuk gerakan mengunyah adalah pepes ikan patin, dadar jagung campur tahu dan lalapan. Pepes tak perlu repot. Dapoer Cantik depan rumah dengan senyum Henny yang cantik siap sedia sejak pagi. Nasi sudah ada. Dadar jagung tinggal membuat dalam waktu singkat. Nanti kupasang resepnya di bawah. Lalapan ambil dari sekitar rumah, ada pucuk daun kates yang sudah tidak produktif, rebus dengan sedikit garam dan minyak goreng. Lalapan lain daun sirih cina. Ini dah seger banget.
Dadar jagung:
Sisir satu jagung. Ulek 2 bawang putih, 3 bawang merah, garam dan lada secukupnya. Jagung yang sudah disisir ulek sekalian. Masukkan sedikit tahu untuk campuran, irisan cabe sesuai selera, bisa diskip juga. Tambah dengan satu sendok tepung maizena, dan satu telur. Kocok jadi satu, goreng sesendok-sesendok sampai matang.
Dah, mari makan.
Tuesday, September 08, 2026
Pengukuhan Forum Puspa Kabupaten Tanggamus: SINERGI UNTUK STOP KEKERASAN
Pengukuhan berlangsung di Aula Gedung Serumpun Padi, Kecamatan Gisting, Selasa (1/9/2026), berdasarkan Keputusan Bupati Tanggamus Nomor B.327/33/08/2026. Pengukuhan dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Tanggamus Agus Suranto.
Sejumlah pejabat dan tokoh organisasi turut hadir, di antaranya Ketua Forum PUSPA Lampung Yuli Nugrahani, Kepala Bidang Data dan Partisipasi Masyarakat PPPA, PP dan KB Provinsi Lampung Desmaliya Suhaely, Ketua Forum PUSPA Tanggamus Yeni Verawati, Asisten III Jon Novri, Kepala Badan Kesbangpol Beni Irawan, serta Kepala Dinas PPPA, PP dan KB Kabupaten Tanggamus Luberto Fabiola.Dalam sosialisasi untuk menguatkan kapasitas Forum Puspa Kab. Tanggamus, Yuli Nugrahani Ketua Puspa Provinsi Lampung memaparkan tiga hal keprihatinan yang menjadi latar belakang berdirinya Forum Puspa di tingkat Nasional, Provinsi maupun Kabupaten/Kota.
"Latar belakang berdirinya Puspa sebagai mitra utama Dinas PPPA adalah tingginya angka kekerasan, tindak pidana perdagangan orang dan juga kesenjangan ekonomi. Ketiganya saling berkait dan memunculkan korban paling banyak pada kalangan perempuan dan anak," tegas Yuli.
Sinergi pemerintah dan masyarakat harus dibangun untuk menghentikan tiga isu utama itu. Turunan masalahnya pasti sangatlah banyak dan dapat dilihat sesuai kondisi wilayah masing-masing.
Thursday, September 03, 2026
Cemilan Murah (Ndak Sehat Kalo Sering-sering): ONCOM GORENG
Hari ini saat belanja aku lihat 'springbed' tergantung di satu sisi mang sayur. Springbed sebesar itu kutanya harganya: "Berapa harganya ini mang?"
"Hanya tiga ribu bu." Mang sayur udah langsung saja menyodorkan oncom oranye itu ke tanganku.
Spontan yang terbayang adalah oncom goreng. Tak usah pake bumbu, potong oncom tidak terlalu besar dan tidak terlalu tebal. Beri geretan dikit biar lebih renyah. Bumbuin saja dengan air garam, tak usah pake bumbu-bumbu lain, juga tak usah pake tepung.
Goreng dengan minyak agak banyak, sampai matang. Tiriskan dengan baik. Iris cabe setan tipis-tipis, tabur di atas oncom yang sudah ditiriskan. Biar lebih sehat dikit, dan menjadi lebih segar, aku tambahin dengan satu genggam daun sirih cina.
Dahhh.... nyampleng tenan. (Tapi jangan sering-sering. Aku lihat kandungan gizi oncom goreng pada 100 gram beratnya, kalori 365 kkal, lemak bisa sampai 10 gram terrgantung minyak penggorengnya, karbohidratnya sekitar 12 gram, protein bisa sampai 5 gram. Sedangkan sirih cina mengandung kalori sangat rendah dengan banyak nutrisi baik mulai dari mineral (kalsium, kalium, magnesium, fosfor dan zat besi), vitamin (vitamin C, E dan beta karoten), antioksidan (senyawa polifenol, tanin dan flavonoid) dan fito kimia lain (alkaloid, saponin, minyak atsiri dan kalsium oksalat)).
Wednesday, September 02, 2026
LHHH: Gubak Hills, Kebun Jati dan Keindahannya
Rute long kali ini tidak long banget juga. Dalam hitungan Strava di HPku hanya sekitar 6 km. Memang sih ada tanjakan curam dan turunan yang cukup lumayan, tapi masih bisa dinikmati sambil tolah toleh melihat pemandangan serba indah di lokasi ini. Pasti bisa melihat laut karena lokasi Way Gubak ini tak jauh dari Panjang. Kita bakal melihat keindahan teluk Lampung dari ketinggian. Kita juga akan disodori kebun jati yang indah. Kali ini karena musim kemarau kering, setiap jalan pasti ada suara kemerisik renyah karena daun-daun kering yang terinjak.
Keindahan lain muncul juga dari pemukiman warga yang sesekali kita jumpai dalam perjalanan. Gubuk kayu atau rumah sederhana khas warga bisa menjadi spot foto yang menarik.
Dan tentu saja keindahan itu dapat kita temukan lewat teman-teman seperjalanan. Kadang dalam hash ada orang-orang baru yang tak terduga, menjadi kisah menarik ketika mengambil perhatian lebih.
Monday, August 31, 2026
LHHH: Lembah Sora, Melintasi Sungai Mengatasi Ego
"Saya beberapa kali mesti berpegangan pada teman, padahal belum kenal, supaya bisa melewati sungai," ujar seorang member yang ikut dalam hash.
Masuk keluar sungai dilalui sekitar 8 kali. Memang sih sungai yang dilalui ini sangat indah dan airnya jernih, tapi jika rute melalui sungai, maka kita yang ikut hash harus bersiap-siap jalan dengan sepatu dan celana basah sepanjang perjalanan. Membuka dan memasang sepatu sama sekali tidak efektif dilakukan. Akan membuang waktu lama. Itu pernah kulakukan dulu di awal ikut hash saat track ke Way Lima. Membuat kami berdua menjadi orang terakhir yang sampai di garis finish. Maka tetap menggunakan sepatu, dengan syarat sepatu yang cukup nyaman, menjadi pilihan utama.
Usai masuk keluar sungai, rute yang disodorkan mau tidak mau harus nanjak parah tanpa putus. Iyalah, kalau hiking di awal sudah turun terus maka bisa dipastikan setelahnya akan mendapat tanjakan parah, karena dalam hash, titik start dan finish merupakan tempat yang sama. Nah di sinilah tantangan utamanya semakin menguat. Nanjak terus tanpa putus dapat membuat tubuh-tubuh yang baru pertama ikut hash akan syok. Ritme jalan harus sungguh disesuaikan dengan kondisi tubuh. Ini berbeda kondisi pada setiap orang.
Tantangan berikutnya adalah mengatasi ego. Perjalanan seperti ini akan menjadi berkurang resikonya jika satu sama lain menjadi teman seperjalanan yang saling peduli. Membantu memegang tangan, membantu memberikan info jalan yang aman, membuka diri untuk dibantu, dan seterusnya menjadi latihan luar biasa untuk kehidupan asyik dalam komunitas. Teman seperjalanan tidak melulu sejalan, tapi semuanya harus saling menjadi pengaman.
Hari Seni dan Budaya Keuskupan Tanjungkarang: Menghidupkan Nilai Kemanusiaan Lewat Seni dan Budaya
Tema itulah yang diangkat dalam podcast satu jam di Asilo Hermelink pada Selasa 25 Agustus 2026 sebagai perayaan pertama Hari Seni dan Budaya Keuskupan Tanjungkarang. Podcast ngobrol santai menjadi satu rangkaian perayaan setengah hari diantara pentas seni yang dimulai pukul 13.00. Selain dinikmati oleh orang-orang yang datang ke Asilo, perayaan ini juga disiarkan secara live di youtube Komsos Tanjungkarang.
Hadir sebagai narasumber dalam obrolan ini dua orang muda dan berjiwa muda, seniman Lampung, yang pertama Rikky Ramli, seorang pemusik, ketua komunitas Pelangi Anak Indonesia dan juga sekretaris Komite Seni Musik Dewan Kesenian Lampung. Yang kedua Iin Zakaria, founder Komunitas Dongeng Dakocan, penggiat film dan juga penyair Lampung yang aktif dalam berbagai kegiatan sastra di Lampung maupun Indonesia.
Aku sebagai host menggunakan kesempatan singkat ini untuk mengambil inspirasi kreatif dari mereka.
"Saya mengajar anak-anak dan remaja di berbagai sekolah untuk belajar alat musik tradisi. Selain itu juga mengembangkan nilai-nilai tradisi Lampung lewat komunitas Pelangi Anak Indonesia," ujar Rikky.
Dari berbagai latihan yang dilakukan oleh anak-anak dan remaja, Rikky memastikan bahwa panggung pementasan menjadi bagian yang penting bagi anak-anak untuk berekpresi di depan publik. Latihan akan menjadi berharga dengan adanya pentas yang bisa diapresiasi oleh semua orang yang melihatnya.
Iin juga menandaskan pentingnya mengembangkan sastra lewat ekspresi, dalam hal ini yang digelutinya adalah dongeng.
"Bukan hanya orang tua dan guru yang berlatih mendongeng, tapi anak-anak juga kami latih untuk mendongeng sehingga mereka bisa menyebarkan nilai-nilai hidup baik pertama bagi dirinya sendiri dan juga bagi teman-temannya. Ruang yang ramah untuk perkembangan seni dan budaya bagi anak-anak ini perlu dibangun dalam masyarakat kita," paparnya.
Beberapa kritikan juga disampaikan mereka sebagai masukan bagi perkembangan seni dan budaya di Lampung. Tanggapan dari hadirin di Asilo menambah semarak perbincangan santai ini.
Usai podcast, hari seni dan budaya ini masih dilanjutkan dengan pentas seni lain, juga dilanjutkan malam hari dengan kenduri nusantara yang disajikan dalam nuansa Jawa. Usai kenduri, kegiatan dilanjutkan secara meriah dengan campursari oleh Baswara Intertainment.
Friday, August 28, 2026
KIKIL PEDAS ala Yuli Nugrahani
Sedang ndak selera makan parah. Maka untuk memancing nafsu makan, rasa pedas harus dibuat. Pas lihat bahan-bahan di Mang Sayur, tampak kikil yang bagus tebal. Ambil satu bungkus kecil cuma Rp 3.000 atau Rp 5.000 jika ambil dua bungkus. Karena yang doyan kikil alias cecek alias kulit sapi ini hanya aku, maka aku beli hanya satu bungkus.
Bahan:
Kikil bersih 1 bungkus ukuran kecil, direbus bersama garam sampai empuk, potong kecil-kecil.
Bawang putih 2 butir, bawang merah 3 butir, cabe kriting 4, cabe rawit merah sekitar 10. Rebus semua bahan bumbu ini sebentar, lalu ulek dengan sedikit garam, sedikit penyedap, sedikit gula merah, dan sedikit gula pasir.
Proses:
Tumis bumbu yang yang sudah diulek dengan minyak goreng sedikit sebentar saja, masukkan irisan kikil, tambah dengan sedikit kecap. Dah, aduk-aduk, cicip rasanya. Menu kikil pedes siap disajikan, bersama nasi putih, lalap timun dan krupuk uyel. Ini lauk yang bakal membuat kita menghabiskan nasi buanyakkkk... Satu bungkus kecil ini bisa untuk 2 porsi makan.

.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)

.jpeg)







.jpeg)


.jpeg)


.jpeg)
.jpeg)


.jpeg)


.jpeg)

