Thursday, September 03, 2026

Cemilan Murah (Ndak Sehat Kalo Sering-sering): ONCOM GORENG

Ada cemilan yang ndak terlalu kusuka tapi kalo sudah pengin aku bisa makan habis banyak. Dalam setahun mungkin hanya beberapa kali tak lebih dari jumlah jari tangan kiri saja. Yaitu: Oncom goreng. 

Hari ini saat belanja aku lihat 'springbed' tergantung di satu sisi mang sayur. Springbed sebesar itu kutanya harganya: "Berapa harganya ini mang?"

"Hanya tiga ribu bu." Mang sayur udah langsung saja menyodorkan oncom oranye itu ke tanganku. 

Spontan yang terbayang adalah oncom goreng. Tak usah pake bumbu, potong oncom tidak terlalu besar dan tidak terlalu tebal. Beri geretan dikit biar lebih renyah. Bumbuin saja dengan air garam, tak usah pake bumbu-bumbu lain, juga tak usah pake tepung.

Goreng dengan minyak agak banyak, sampai matang. Tiriskan dengan baik. Iris cabe setan tipis-tipis, tabur di atas oncom yang sudah ditiriskan. Biar lebih sehat dikit, dan menjadi lebih segar, aku tambahin dengan satu genggam daun sirih cina.

Dahhh.... nyampleng tenan. (Tapi jangan sering-sering. Aku lihat kandungan gizi oncom goreng pada 100 gram beratnya, kalori 365 kkal, lemak bisa sampai 10 gram terrgantung minyak penggorengnya, karbohidratnya sekitar 12 gram, protein bisa sampai 5 gram. Sedangkan sirih cina mengandung kalori sangat rendah dengan banyak nutrisi baik mulai dari mineral (kalsium, kalium, magnesium, fosfor dan zat besi), vitamin (vitamin C, E dan beta karoten), antioksidan (senyawa polifenol, tanin dan flavonoid) dan fito kimia lain (alkaloid, saponin, minyak atsiri dan kalsium oksalat)). 

No comments:

Post a Comment