Akhir-akhir judul film Pesta Babi sering banget muncul di beranda medsosku. Pas libur Kamis lalu, kebetulan banget aku dapat link film ini dan bersama sekumpulan teman usai makan siang kami menontonnya sambil lalu. Nonton tidak terlalu fokus, tapi cukup serius dan beberapa komentar muncul spontan sepanjang pemutaran film.
1. Realita masyarakat Papua terpotret dalam film ini. Bagaimana mereka hidup, bagaimana mereka berelasi dalam sosial, ekonomi dan budaya dapat kita lihat.
2. Film ini menampakkan ancaman bagi hidup masyarakat yang berasal dari luar Papua. Mereka tidak dipahami dengan baik sehingga kekuatiran mereka terus berkembang, mungkin juga akan menjadi ketakutan atau kemarahan.
3. Masalah yang ada sangat kompleks. Aku tak tahu bagaimana masalah-masalah di Papua dapat diurai. Banyak pertanyaan muncul dalam pikiranku misalnya apakah mereka siap untuk mandiri dengan seluruh situasi kerusakan saat ini? Apakah mungkin pemerintah Indonesia mampu mengenali pintu masuk paling bijak untuk membangun Papua tanpa menjadikan mereka sebagai korban? Apakah Gereja bisa menjadi sahabat bagi masyarakat Papua alih-alih hanya bersuara idealis tanpa tindakan nyata yang berdampak signifikan?
4. Film ini digarap dengan menampakkan keindahan manusia dan alam Papua yang cantik indah. Harusnya mereka menjadi abadi.
5. ...

No comments:
Post a Comment